Penguatan Kesiapan Mental Pernikahan dan Pemberdayaan Perempuan melalui Program Edukasi Masyarakat di Desa Betung

Authors

  • Bunga Eka Cahyani Universitas Islam Negeri Raden Fatah Palembang
  • Arief Armando
  • Rahma Tazkia
  • Resta Dela Diwanti
  • Velina Geasti Risha
  • Anisa Rahmah
  • Adinda Salsabila
  • Eti Yusnita

Keywords:

Pernikahan dini , Pemberdayaan perempuan , Ketahanan keluarga

Abstract

Pernikahan dini masih menjadi permasalahan sosial dan kesehatan masyarakat di Indonesia yang berkaitan dengan rendahnya kesiapan mental, sosial, dan ekonomi individu. Kegiatan pengabdian ini bertujuan meningkatkan pemahaman masyarakat, khususnya perempuan, mengenai kesiapan mental pernikahan, pencegahan pernikahan dini, dan perencanaan ekonomi keluarga. Metode yang digunakan berupa seminar edukasi dengan pendekatan psikoedukasi di Desa Betung, Kabupaten Muara Enim, dengan 26 peserta. Kegiatan meliputi tahap persiapan, pelaksanaan, serta monitoring dan evaluasi. Hasil menunjukkan adanya peningkatan pemahaman dan partisipasi peserta, terlihat dari keaktifan diskusi dan kemampuan menjawab pertanyaan. Keberhasilan dipengaruhi oleh metode interaktif, materi kontekstual, dan dukungan pemerintah desa. Kegiatan ini efektif dalam meningkatkan kesadaran kesiapan pernikahan dan pemberdayaan perempuan serta berpotensi dikembangkan menjadi program berkelanjutan.

References

Aini, H., & Afdal. (2020). Analisis kesiapan psikologis pasangan dalam menghadapi pernikahan. Jurnal Aplikasi IPTEK Indonesia (JAIPTEKIN), 4(2), 136–146. https://doi.org/10.24036/4.24372⁠

Badan Pusat Statistik. (2025). Statistik pemuda Indonesia 2025. https://www.bps.go.id/id/publication/2025/12/12/1a88777089ce471db17bb1fb/statistik-pemuda-indonesia-2025.html⁠

Fabian, I. C., & Afrizal, R. F. (2025). Women’s empowerment and household decision-making: The role of socioeconomic status in Indonesia. Jurnal Ekonomi Kependudukan dan Keluarga, 2(2), 91–100. https://doi.org/10.7454/jekk.v2i2.1086⁠

Fitriani, N. D., Etrawati, F., Rahmawaty, A., Fajar, N. A., & Aurasyiddin, J. K. (2024). Evaluasi dampak sosial dan psikologis pada pernikahan dini. Health Information: Jurnal Penelitian, 16(3), 366–380. https://doi.org/10.36990/hijp.v16i3.1605⁠

Herawati, I., Yendra, D., & Amita, N. (2025). Kesiapan menikah pada generasi Z: Marital attitudes dan kematangan emosi. Al-Hikmah: Jurnal Agama dan Ilmu Pengetahuan, 22(2), 476–487.

Redaksi Enim. (2025, February 27). Pemkab Muara Enim susun strategi cegah pernikahan di bawah umur. EnimTV. https://www.enimtv.com/2025/02/27/pemkab-muara-enim-susun-strategi-cegah-pernikahan-di-bawah-umur/⁠

Setianto, E. (2025, December 8). Usia ideal menikah: Calon pengantin wajib tahu. Legalitas.org. https://legalitas.org/tulisan/usia-ideal-menikah--calon-pengantin-wajib-tahu⁠

Sugiyono. (2019). Metode penelitian kuantitatif, kualitatif, dan R&D. Alfabeta.

Usman, M., Dahlia, & Fadhilah. (2022). Women empowerment and entrepreneurial motivation: Solution for increasing family economics. Jurnal Plakat: Jurnal Pelayanan Kepada Masyarakat, 4(2), 158–176.

Yusnaini, Y., Randi, R., Malinda, F., Istiqoma, I., Yulasteriyani, Y., Putra, D. P., & Syafe’i, A. (2025). Socialization in the prevention and impact of early marriage in Tanjung Medang Village, Muara Enim Regency. Community Empowerment, 10(5), 1153–1162. https://doi.org/10.31603/ce.12605⁠

Downloads

Published

16-04-2026

How to Cite

Bunga Eka Cahyani, Arief Armando, Rahma Tazkia, Resta Dela Diwanti, Velina Geasti Risha, Anisa Rahmah, Adinda Salsabila, & Eti Yusnita. (2026). Penguatan Kesiapan Mental Pernikahan dan Pemberdayaan Perempuan melalui Program Edukasi Masyarakat di Desa Betung. Kontribusi : Jurnal Pengabdian Masyarakat, 4(2), 40-50. https://digamed.net/index.php/kontribusi/article/view/581

Similar Articles

11-20 of 28

You may also start an advanced similarity search for this article.