Implementasi Program Sosialisasi sebagai Upaya Pencegahan Pernikahan Dini dan KDRT di Lingkungan Sekolah Studi Kasus di MA Sabilul Huda Rambang

Authors

  • Aulia Dhita Pratiwi Universitas Islam Negeri Raden Fatah Palembang
  • Wanda Sunita Universitas Islam Negeri Raden Fatah Palembang
  • Desi Nofita Sari Universitas Islam Negeri Raden Fatah Palembang
  • Dena Agustina Universitas Islam Negeri Raden Fatah Palembang
  • Amelia Vega Universitas Islam Negeri Raden Fatah Palembang
  • Tiara Firdina Universitas Islam Negeri Raden Fatah Palembang
  • M. Yazid Zasvenda Universitas Islam Negeri Raden Fatah Palembang
  • Ines Tasya Jadidah Universitas Islam Negeri Raden Fatah Palembang

Keywords:

sosialisasi, pernikahan dini, KDRT, pencegahan, sekolah, pengabdian masyarakat

Abstract

Pernikahan dini dan kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) merupakan permasalahan sosial yang masih banyak terjadi dan berdampak serius terhadap pendidikan, kesehatan reproduksi, serta perkembangan psikososial remaja. Sekolah memiliki peran strategis sebagai ruang preventif dalam membekali siswa dengan pengetahuan, sikap, dan keterampilan untuk mencegah kedua permasalahan tersebut. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk mengimplementasikan program sosialisasi sebagai upaya pencegahan pernikahan dini dan KDRT di lingkungan sekolah dengan studi kasus di MA Sabilul Huda Rambang. Metode pelaksanaan menggunakan pendekatan partisipatif-edukatif yang melibatkan dosen, mahasiswa KKN tematik, siswa, dan guru melalui kegiatan sosialisasi, diskusi interaktif, dan studi kasus. Evaluasi dilakukan menggunakan pre-test dan post-test, observasi, serta wawancara untuk mengukur perubahan pengetahuan dan sikap siswa. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan signifikan pada pemahaman siswa terkait dampak pernikahan dini dan KDRT, dengan rata-rata skor pengetahuan meningkat dari 58% menjadi 82% atau mengalami peningkatan sebesar 24%. Selain peningkatan hard skills kognitif, kegiatan ini juga berdampak pada penguatan soft skills siswa, seperti komunikasi asertif, keberanian berpendapat, dan kepekaan terhadap situasi berisiko. Program sosialisasi ini terbukti efektif sebagai strategi preventif berbasis sekolah dan direkomendasikan untuk dikembangkan secara berkelanjutan dengan melibatkan orang tua dan masyarakat.

References

Amin, S., & Huq, L. (2014). Empowering adolescent girls through school-based programs: Evidence from developing countries. Development in Practice, 24(5–6), 623–635. https://doi.org/10.1080/09614524.2014.916588

Brown, L., & Larson, J. (2017). Preventing domestic violence: School strategies and community partnerships. Social Work in Education, 39(2), 112–128.

Fauziah, L., & Hendra, K. (2018). Peran tokoh agama dalam pencegahan pernikahan dini. Jurnal Studi Agama, 5(2), 66–80.

Fitria, N., & Anwar, H. (2020). Evaluasi program sosialisasi di sekolah menengah sebagai upaya pencegahan perilaku berisiko remaja. Jurnal Evaluasi Program, 6(1), 55–70.

Hidayat, T. (2021). Intervensi berbasis sekolah untuk mencegah pernikahan dini pada remaja. Jurnal Ilmu Pendidikan, 15(4), 301–316.

Kirby, D. (2007). Emerging answers 2007: Research findings on programs to reduce teen pregnancy and sexually transmitted diseases. National Campaign to Prevent Teen and Unplanned Pregnancy.

Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak. (2017). Laporan nasional kekerasan terhadap perempuan. KemenPPPA.

Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak. (2020). Strategi nasional pencegahan perkawinan anak. KemenPPPA.

Kurniawan, P. (2021). Strategi komunikasi perubahan norma gender dalam pencegahan kekerasan. Komunikasi & Masyarakat, 7(3), 133–148.

Lestari, M. (2017). Metode partisipatif dalam pendidikan kesehatan remaja. Jurnal Pelayanan Masyarakat, 3(1), 41–58.

Munir, A. (2015). Pendidikan karakter dan pencegahan kekerasan di lingkungan sekolah. Jurnal Pendidikan Karakter, 2(1), 14–29.

Nasution, L. (2016). Penguatan peran orang tua dalam pendidikan kesehatan reproduksi remaja. Family Studies Journal, 4(1), 23–36.

Putri, A., & Wijaya, B. (2018). Norma sosial dan pilihan pernikahan pada remaja. Jurnal Sosiologi Indonesia, 12(3), 201–218.

Rashid, S., & Hossain, M. (2015). School-based interventions to prevent child marriage in South Asia. Journal of Adolescent Health, 56(2), 123–129. https://doi.org/10.1016/j.jadohealth.2014.10.267

Sari, D. P., & Hartono, S. (2020). Peran guru dalam pencegahan kekerasan berbasis sekolah. Pendidikan dan Masyarakat, 8(2), 77–90.

Susanto, R. (2019). Model rujukan penanganan kasus kekerasan di sekolah. Jurnal Kesejahteraan Sosial, 11(2), 89–102.

UNESCO. (2018). International technical guidance on sexuality education: An evidence-informed approach. UNESCO Publishing.

UNICEF. (2020). Child marriage: Global trends and progress. UNICEF.

United Nations Population Fund. (2019). Child marriage and adolescent pregnancy. UNFPA.

World Bank. (2018). Ending child marriage: A guide for global policy action. World Bank Publications.

World Health Organization. (2013). Global and regional estimates of violence against women. WHO Press.

World Health Organization. (2017). Preventing early pregnancy and poor reproductive outcomes among adolescents. WHO.

Yulia, R. (2019). Pendidikan kesehatan reproduksi di sekolah menengah. Jurnal Pendidikan Kesehatan, 10(1), 45–58.

Fitriah, S., & Rahman, A. (2021). Pendidikan kesehatan reproduksi berbasis sekolah dan dampaknya terhadap perilaku remaja. Jurnal Kesehatan Masyarakat, 16(2), 145–158.

Hapsari, I., & Lestari, D. (2020). Kekerasan dalam rumah tangga dan dampaknya terhadap remaja. Jurnal Psikologi Sosial, 8(1), 33–47.

Law Number 16 of 2019 of the Republic of Indonesia concerning Amendment to the Marriage Law.

Santrock, J. W. (2018). Adolescence (17th ed.). McGraw-Hill Education.

Sugiyono. (2019). Metode penelitian pendidikan. Alfabeta.

Creswell, J. W. (2014). Research design: Qualitative, quantitative, and mixed methods approaches (4th ed.). Sage Publications.

Fauzi, M., & Kamil, M. (2022). School-based community service programs for youth protection. Journal of Community Engagement, 5(2), 101–115.

Downloads

Published

26-02-2026

How to Cite

Aulia Dhita Pratiwi, Wanda Sunita, Desi Nofita Sari, Dena Agustina, Amelia Vega, Tiara Firdina, M. Yazid Zasvenda, & Ines Tasya Jadidah. (2026). Implementasi Program Sosialisasi sebagai Upaya Pencegahan Pernikahan Dini dan KDRT di Lingkungan Sekolah Studi Kasus di MA Sabilul Huda Rambang. Kontribusi : Jurnal Pengabdian Masyarakat, 4(1), 71-79. https://digamed.net/index.php/kontribusi/article/view/557

Similar Articles

31-40 of 50

You may also start an advanced similarity search for this article.

Most read articles by the same author(s)