Penguatan Nilai Religius melalui Program Baca Tulis Al-Qur’an, pendidikan karakter anak, dan sosial kemasyarakatan pada Kegiatan KKN di Masjid As Sayidi Pakjo

Authors

  • Devi Marwati Universitas Islam Negeri Raden Fatah Palembang
  • Diah Andini Universita Islam Negeri Raden Fatah Palembang
  • Ahnaf Nashihin Universitas Islam Negeri Raden Fatah Palembang
  • M. Nakula Fadhil Pratama Universitas Islam Negeri Raden Fatah Palembang
  • Vengki Dimansya Universitas Islam Negeri Raden Fatah Palembang

Keywords:

nilai religius, pendidikan karakter, KKN, pemberdayaan masyarakat, masjid

Abstract

Penguatan nilai religius dan pendidikan karakter anak menjadi tantangan penting di tengah meningkatnya degradasi moral, rendahnya kepedulian sosial, serta minimnya kesadaran lingkungan masyarakat. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan nilai religius, pendidikan karakter anak, kepedulian sosial, kreativitas, dan kesadaran lingkungan masyarakat melalui program Kuliah Kerja Nyata (KKN) di Masjid As Sayidi Pakjo. Metode pelaksanaan kegiatan dilakukan melalui pendekatan partisipatif berupa pelatihan, sosialisasi, workshop, pendampingan, dan praktik langsung kepada masyarakat. Mitra kegiatan terdiri atas pengurus masjid, anak-anak TPQ, remaja masjid, ibu-ibu majelis taklim, pelaku UMKM, dan masyarakat sekitar dengan jumlah peserta sekitar 50 orang. Program kegiatan meliputi pelatihan baca tulis Al-Qur’an dan pendidikan akhlak, workshop Stop Bullying, Gerakan Masjid Berseri, pembuatan pojok literasi dan mading, edukasi pengelolaan sampah melalui ecobrick dan bank sampah, lomba kaligrafi, pelatihan rebana, olahraga tenis meja, serta sosialisasi pemasaran produk UMKM. Evaluasi kegiatan dilakukan melalui observasi, wawancara, dokumentasi, dan penyebaran kuesioner sebelum dan sesudah kegiatan. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan kemampuan baca tulis Al-Qur’an sebesar 27%, kesadaran kebersihan lingkungan sebesar 28%, pemahaman anti-bullying sebesar 35%, minat literasi anak sebesar 33%, dan pemahaman pengelolaan sampah sebesar 40%. Selain itu, kegiatan ini juga meningkatkan keterampilan sosial masyarakat seperti kerja sama, disiplin, kreativitas, kepedulian lingkungan, dan partisipasi dalam kegiatan keagamaan berbasis masjid. Dengan demikian, program KKN berbasis masjid mampu menjadi sarana efektif dalam penguatan nilai religius, pendidikan karakter, dan pemberdayaan sosial masyarakat secara berkelanjutan.

References

Aini, N. (2019). Pendidikan karakter berbasis religius di sekolah dasar. Jurnal Basicedu, 3(2), 524–532.

Anwar, M. (2017). Pendidikan Al-Qur’an dan pembentukan karakter anak. Jurnal Pendidikan Islam, 5(2), 112–120.

Arifin, Z. (2018). Peran TPQ dalam meningkatkan kemampuan baca tulis Al-Qur’an anak. Jurnal Pendidikan Agama Islam, 6(1), 33–40.

Arikunto, S. (2013). Dasar-dasar evaluasi pendidikan. Bumi Aksara.

Azra, A. (2012). Pendidikan Islam: Tradisi dan modernisasi di tengah tantangan milenium III. Kencana.

Bahri, S. (2021). Penguatan pendidikan karakter melalui kegiatan keagamaan. Jurnal Pendidikan Karakter, 11(1), 45–56.

Coloroso, B. (2007). The bully, the bullied, and the bystander. Harper Collins.

Daryanto. (2013). Implementasi pendidikan karakter di sekolah. Gava Media.

Fadillah, M. (2016). Penanaman nilai karakter pada anak usia dini. Kencana.

Hamalik, O. (2011). Proses belajar mengajar. Bumi Aksara.

Hasanah, U. (2020). Literasi masyarakat berbasis pojok baca. Jurnal Ilmu Perpustakaan, 9(2), 88–97.

Hidayatullah, F. (2010). Pendidikan karakter: Membangun peradaban bangsa. UNS Press.

Khoiriyah, N. (2019). Kreativitas seni Islami dalam pengembangan karakter anak. Jurnal Seni dan Pendidikan Islam, 4(1), 66–74.

Kotler, P., & Keller, K. L. (2016). Marketing management (15th ed.). Pearson Education.

Kurniasih, I., & Sani, B. (2017). Pendidikan karakter: Internalisasi dan metode pembelajaran di sekolah. Kata Pena.

Lickona, T. (2013). Educating for character. Bantam Books.

Marzuki. (2015). Pendidikan karakter Islam. Amzah.

Mulyasa. (2017). Manajemen pendidikan karakter. Bumi Aksara.

Nata, A. (2016). Akhlak tasawuf dan karakter mulia. Raja Grafindo Persada.

Prasetyo, D. (2021). Pengaruh edukasi lingkungan terhadap kesadaran masyarakat. Jurnal Lingkungan dan Pembangunan, 2(1), 21–30.

Rahmawati, E. (2018). Strategi pengelolaan bank sampah berbasis masyarakat. Jurnal Pengabdian Masyarakat, 3(2), 90–101.

Salahudin, A. (2013). Pendidikan karakter perspektif Islam. Pustaka Setia.

Samani, M., & Hariyanto. (2013). Konsep dan model pendidikan karakter. Remaja Rosdakarya.

Sanjaya, W. (2015). Strategi pembelajaran berorientasi standar proses pendidikan. Kencana.

Saputro, H. (2020). Pencegahan bullying melalui pendidikan karakter. Jurnal Konseling Pendidikan, 8(2), 130–138.

Sugiyono. (2017). Metode penelitian pendidikan. Alfabeta.

Suharto, E. (2014). Membangun masyarakat memberdayakan rakyat. Refika Aditama.

Sukmadinata, N. S. (2012). Metode penelitian pendidikan. Remaja Rosdakarya.

Suryani, A. S. (2014). Peran bank sampah dalam efektivitas pengelolaan sampah perkotaan. Jurnal Aspirasi, 5(1), 71–84.

Wibowo, A. (2012). Pendidikan karakter: Strategi membangun karakter bangsa. Pustaka Pelajar.

Yusuf, M. (2020). Peran masjid dalam pemberdayaan masyarakat berbasis lingkungan. Jurnal Dakwah dan Kemasyarakatan, 8(1), 55–66.

Downloads

Published

19-06-2026

How to Cite

Devi Marwati, Diah Andini, Ahnaf Nashihin, M. Nakula Fadhil Pratama, & Vengki Dimansya. (2026). Penguatan Nilai Religius melalui Program Baca Tulis Al-Qur’an, pendidikan karakter anak, dan sosial kemasyarakatan pada Kegiatan KKN di Masjid As Sayidi Pakjo. Sumbangsih : Jurnal Pengabdian Masyarakat, 2(2), 232-244. https://digamed.net/index.php/sumbangsih/article/view/638