Implementasi Pemberdayaan Perempuan dalam Penguatan Ekonomi Rumah Tangga melalui Olahan Selai Nanas (Ananas comosus L.) di Desa Modong, Kecamatan Sungai Rotan, Kabupaten Muara Enim

Authors

  • Destaliya Universitas Islam Negeri Raden Fatah Palembang
  • Inda Febriani Universitas Islam Negeri Raden Fatah Palembang
  • Paisal Agung Nusantara Universitas Islam Negeri Raden Fatah Palembang
  • Nadia Ulfah Universitas Islam Negeri Raden Fatah Palembang
  • Pebianti Mapika Sari Universitas Islam Negeri Raden Fatah Palembang
  • Angita Universitas Islam Negeri Raden Fatah Palembang
  • Vinky Meylisa Universitas Islam Negeri Raden Fatah Palembang
  • Ahmad Ari Fatullah Universitas Islam Negeri Raden Fatah Palembang

Keywords:

pemberdayaan perempuan, ekonomi rumah tangga, selai nanas, pengabdian kepada masyarakat, potensi lokal

Abstract

Pemberdayaan perempuan berperan penting dalam memperkuat ekonomi rumah tangga melalui pemanfaatan potensi lokal. Kegiatan pengabdian ini bertujuan meningkatkan kapasitas perempuan melalui pengolahan nanas menjadi selai bernilai tambah dengan pendekatan partisipatif berupa pelatihan dan pendampingan. Peserta terdiri dari 20–25 perempuan rumah tangga di sentra produksi nanas. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan hard skills sebesar 45%, soft skills dan minat berwirausaha 38%, serta pemahaman manajemen usaha 32%. Program ini efektif mendorong kemandirian perempuan dan ketahanan ekonomi keluarga serta berpotensi direplikasi pada komoditas lokal lainnya.

References

Bringle, R. G., & Hatcher, J. A. (2011). International service learning. New Directions for Higher Education, 2011(156), 3–28. https://doi.org/10.1002/he.463

Cornwall, A. (2016). Women’s empowerment: What works? Journal of International Development, 28(3), 342–359. https://doi.org/10.1002/jid.3210

Duflo, E. (2012). Women empowerment and economic development. Journal of Economic Literature, 50(4), 1051–1079. https://doi.org/10.1257/jel.50.4.1051

Food and Agriculture Organization. (2020). Reducing post-harvest losses in horticultural crops. FAO.

Hossain, M. F., Akhtar, S., & Anwar, M. (2015). Nutritional value and medicinal benefits of pineapple. International Journal of Nutrition and Food Sciences, 4(1), 84–88. https://doi.org/10.11648/j.ijnfs.20150401.22

Kabeer, N. (2016). Gender equality, economic growth, and women’s agency. Feminist Economics, 22(1), 295–321. https://doi.org/10.1080/13545701.2015.1095599

Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak. (2021). Pembangunan pemberdayaan perempuan dan perlindungan anak. KemenPPPA RI.

Kirkpatrick, D. L., & Kirkpatrick, J. D. (2006). Evaluating training programs: The four levels (3rd ed.). Berrett-Koehler.

Nugroho, A., Widodo, S., & Lestari, P. (2021). Pemberdayaan perempuan melalui pengolahan hasil pertanian lokal. Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat, 5(2), 145–154.

Pratiwi, D. A., Handayani, T., & Sulastri, E. (2019). Nilai tambah pengolahan nanas menjadi produk olahan pangan. Jurnal Agroindustri, 8(1), 23–31.

Rahmawati, N., & Suryani, E. (2020). Pelatihan pengolahan buah lokal sebagai upaya peningkatan ekonomi keluarga. Jurnal Pemberdayaan Masyarakat, 4(1), 55–64.

Sari, M., Putri, A. R., & Hidayat, R. (2022). Penguatan kapasitas perempuan melalui pelatihan olahan pangan berbasis rumah tangga. Jurnal Pengabdian Multidisiplin, 6(3), 201–210.

United Nations. (2021). The sustainable development goals report 2021. United Nations Publications.

UN Women. (2022). Progress on the sustainable development goals: Gender snapshot 2022. UN Women.

World Bank. (2023). Women, business and the law 2023. World Bank Publications.

Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 20 Tahun 2008 tentang Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah.

Peraturan Presiden Republik Indonesia Nomor 59 Tahun 2017 tentang Pelaksanaan Pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan.

FAO. (2019). Agro-processing for rural development. Food and Agriculture Organization of the United Nations.

Brinkerhoff, D. W., & Morgan, P. J. (2010). Capacity and capacity development. Public Administration and Development, 30(1), 2–10. https://doi.org/10.1002/pad.559

OECD. (2019). Women’s economic empowerment. OECD Publishing. https://doi.org/10.1787/5f2a4b93-en

Downloads

Published

26-02-2026

How to Cite

Destaliya, Inda Febriani, Paisal Agung Nusantara, Nadia Ulfah, Pebianti Mapika Sari, Angita, Vinky Meylisa, & Ahmad Ari Fatullah. (2026). Implementasi Pemberdayaan Perempuan dalam Penguatan Ekonomi Rumah Tangga melalui Olahan Selai Nanas (Ananas comosus L.) di Desa Modong, Kecamatan Sungai Rotan, Kabupaten Muara Enim. Sumbangsih : Jurnal Pengabdian Masyarakat, 2(1), 59-68. https://digamed.net/index.php/sumbangsih/article/view/555