Pemberdayaan Perempuan Melalui Pengelolaan Selai Nanas Untuk Meningkatkan Perekonomian Keluarga Di Desa Sukarami
Keywords:
pemberdayaan perempuan, selai nanas, ekonomi keluarga, UMKM desa, pengolahan pangan lokalAbstract
Pemberdayaan perempuan berbasis potensi lokal merupakan strategi penting dalam meningkatkan perekonomian keluarga di wilayah pedesaan. Desa Sukarami memiliki komoditas nanas yang melimpah, namun pemanfaatannya masih terbatas pada penjualan buah segar dengan nilai tambah rendah. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan keterampilan perempuan desa dalam mengelola nanas menjadi produk selai, memperkuat kapasitas kewirausahaan, serta memperluas akses pasar guna meningkatkan pendapatan keluarga. Metode pelaksanaan menggunakan pendekatan partisipatif berbasis komunitas yang melibatkan dosen dan mahasiswa melalui rangkaian penyuluhan, pelatihan teknis, workshop pengemasan dan pemasaran, serta pendampingan usaha. Mitra kegiatan terdiri atas 25 perempuan usia produktif yang tergabung dalam kelompok usaha rumah tangga. Hasil pelaksanaan menunjukkan peningkatan signifikan pada kemampuan teknis peserta, ditandai dengan kenaikan skor pengetahuan sanitasi pangan dari 52 menjadi 86 dan kemampuan menghitung biaya produksi dari 41 menjadi 80. Sebanyak 68% peserta mulai memproduksi selai secara mandiri, sementara 60% melaporkan tambahan pendapatan bulanan sebesar Rp700.000–Rp1.200.000. Selain itu, terjadi peningkatan soft skills berupa kepercayaan diri, kerja sama kelompok, dan keberanian memasarkan produk. Kendala utama yang dihadapi meliputi keterbatasan waktu peserta, peralatan produksi, serta akses pasar, yang direspons melalui penjadwalan fleksibel, pengadaan peralatan bersama, dan penguatan jaringan distribusi. Kegiatan ini menunjukkan bahwa pengelolaan selai nanas berbasis pemberdayaan perempuan berpotensi menjadi model pengembangan ekonomi keluarga yang berkelanjutan di pedesaan.
References
Badan Perencanaan Pembangunan Nasional. (2021). Rencana pembangunan jangka menengah nasional 2020–2024. Bappenas.
Chambers, R. (1997). Whose reality counts? Putting the first last. Intermediate Technology Publications.
Creswell, J. W. (2014). Research design: Qualitative, quantitative, and mixed methods approaches (4th ed.). Sage Publications.
Ellis, F. (2000). Rural livelihoods and diversity in developing countries. Oxford University Press.
Food and Agriculture Organization. (2022). The state of food and agriculture 2022. FAO.
Hidayat, T. (2020). Teknologi pengolahan buah tropis menjadi produk bernilai tambah. Jurnal Teknologi Pangan, 14(2), 85–96.
Kabeer, N. (1999). Resources, agency, achievements: Reflections on the measurement of women’s empowerment. Development and Change, 30(3), 435–464.
Kementerian Koperasi dan UKM. (2022). Strategi pemberdayaan UMKM nasional. KemenkopUKM.
Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak. (2020). Peta jalan pemberdayaan ekonomi perempuan. KemenPPPA.
Kotler, P., & Keller, K. L. (2016). Marketing management (15th ed.). Pearson Education.
Miles, M. B., Huberman, A. M., & Saldaña, J. (2014). Qualitative data analysis: A methods sourcebook (3rd ed.). Sage Publications.
Nugroho, R. (2019). Pemberdayaan ekonomi perempuan desa melalui UMKM pangan lokal. Jurnal Pemberdayaan Masyarakat, 4(1), 22–31.
OECD. (2017). Enhancing the contributions of SMEs in a global and digitalised economy. OECD Publishing.
Patton, M. Q. (2015). Qualitative research and evaluation methods (4th ed.). Sage Publications.
Porter, M. E. (2008). Competitive strategy: Techniques for analyzing industries and competitors. Free Press.
Putri, A. R., & Handayani, S. (2021). Dampak pelatihan pengolahan pangan lokal terhadap pendapatan UMKM perempuan desa. Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat, 6(2), 134–145.
Rahman, F., Yuliana, D., & Sari, M. (2018). Pengembangan produk olahan buah untuk peningkatan pendapatan rumah tangga petani. Jurnal Agribisnis Indonesia, 10(1), 55–64.
Setiawati, L. (2021). Strategi penguatan branding UMKM pangan berbasis komunitas. Jurnal Ekonomi Kreatif, 5(3), 201–210.
Suryani, I. (2020). Pelatihan pengolahan hasil pertanian bagi perempuan pedesaan. Jurnal Abdimas, 7(1), 41–50.
Tambunan, T. (2019). UMKM di Indonesia: Perkembangan, kendala, dan tantangan. Ghalia Indonesia.
UN Women. (2021). Women’s economic empowerment strategy 2021–2025. UN Women.
Widodo, A., Pratiwi, R., & Lestari, S. (2022). Pendampingan UMKM perempuan berbasis produk lokal di wilayah pedesaan. Jurnal Inovasi Pengabdian, 3(2), 89–101.
World Bank. (2020). Women, business and the law 2020. World Bank Publications.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Firli Firmansya, Miftahul Jannah, Elsa Sarnita, Dinda Khoirunisa, Dian Safitri, M. Dzaki Almaulidi, Nurul Fajarrianti, Dini Meylani Sari Afaranto, Dwi Oktavia, Aprilia Damayanti, Annisa Putri, Okta Prima Romadhan Saputra, Hema Malini, Heni Indrayani

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.


