Efektivitas Pelatihan Regulasi Diri Terhadap Prokrastinasi Akademik Pada Mahasiswa
Keywords:
Regulasi Diri, Prokrastinasi, MahasiswaAbstract
Penelitian ini berfokus pada regulasi diri mahasiswa secara metakognitif aktif dalam merencanakan, mengorganisir, mengatur diri, memantau diri, dan mengevaluasi diri selama proses belajar. Sampel penelitian ini terdiri dari 32 mahasiswa. Sampel menerima perlakuan yang sama berupa pelatihan regulasi diri. Metode pengumpulan data menggunakan angket, yakni untuk mengetahui mahasiswa yang memiliki tingkat Prokastinasi relatif tinggi. Hal ini dapat diketahui dari angket tingkatan prokrastinasi mereka yang skornya di atas 61,6004. Peneliti ini menggunakan metode analisis data diantaranya menyajikan data hasil pre-test dan menyajikan data hasil post-test. Dengan demikian, pelatihan regulasi diri terbukti efektif dalam menurunkan tingkat prokrastinasi akademik mahasiswa. Hasil penelitian ini diharapkan dapat menjadi referensi bagi mahasiswa, dosen, dan pihak terkait untuk mengembangkan strategi pembelajaran yang dapat membantu mahasiswa dalam mengurangi perilaku prokrastinasi akademik.
References
Alfina, I. (2014). Hubungan Self-Regulated Learning dengan Prokrastinasi Akademik pada Siswa Akselerasi di SMA Negeri 1 Samarinda. eJurnal Psikologi, Vol. 2(2), 227-237.
Azwar, S. (2017). Metode penelitian psikologi. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.
Ferrari, J.R. Johnson, J.L. & Mc Cown, W.G. (1995). Procrastination and task Avoidance, Theory, Research and Treathment. New York: Plenum Press.
Gao, K., Zhang, R., Xu, T., Zhou, F., & Feng, T. (2021). The Effect of Conscientiousness on Procrastination: The Interaction Between The Self-Control and Motivation Neural Pathways. Human Brain Mapping, 42(6), 1829–1844.
Ghufron, M Nur. (2014). Prokrastinasi akademik mahasiswa ditinjau dari regulasi diri dalam belajar. Quality Journal of Empirical Research in Islamic Education. 2 (1): 136-149.
Hussain, I & Sultan, S. (2010). Analysis of procrastination among university students. Procedia Social and Behavioral Sciences. 5: 1897–1904.
Kartikasari, W., A., Marjohan, M., & Hariko, R. (2022). Hubungan Self-Regulated Learning Dan Dukungan Orangtua Terhadap Perilaku Prokrastinasi Akademik. JRTI:Jurnal Riset Tindakan Indonesia, 7(3), 388-394.
Latipun. (2006). Psikologi eksperimen. Malang: Universitas Muhammadiyah Malang Press.
Sarajar, D. K. (2016). Pengaruh pelatihan self regulated learning terhadap prokrastinasi penyelesaian skripsi pada mahasiswa tingkat akhir. Insight. 18(2): 150-160.
Siaputra, I. P. (2012). Akselerasi penyelesaian skripsi. In J. Prawitasari, Psikologi terapan melintas batas disiplin ilmu. Jakarta: Erlangga.
Sugiyono. 2012. Metode penelitian kuantitatif kualitatif dan r&d. Bandung: Alfabeta.
Ulum, M. I. (2016). Strategi self-regulated learning untuk menurunkan tingkat prokrastinasi akademik siswa. Jurnal Ilmiah Psikologi. 3(2): 153-170.
Winne, P. H. (1997). Experimenting to bootstrap self-regulated learning. Journal of Educational Psychology, 89, 397-410. Goleman, D. (2007). Emotional question. Jakarta: Gramedia Pustaka Utama.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2024 Shafira Atsillia Irawan Shafira, Syakirah Salsabillah, Haris Munandar

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.

