Rekonstruksi Konsep Karakter Kemanusiaan Dalam Perspektif Psikologi Islam
Keywords:
Human, Fitrah, Motivation, ActulizationAbstract
Potensi manusia untuk mengenal Tuhan dalam Islam dipahami secara holistik, meliputi aspek fisik, emosional, intelektual, dan spiritual. Manusia terdiri dari unsur tubuh (fisik) dan roh (batin), dengan struktur batin yang mencakup akal (rasional), jiwa (emosi dan keinginan), serta hati (intuisi dan kesadaran spiritual). Kepribadian manusia merupakan integrasi dari dimensi suprasadar, sadar, dan prasadar. Islam juga menekankan pentingnya ilmu pengetahuan yang diperoleh melalui indra dan sumber epistemologis lainnya sebagai dasar amal baik. Tujuan hidup manusia adalah merealisasikan keimanan dan penghambaan kepada Allah SWT. Penelitian ini menggunakan metode studi literatur dengan sumber buku, artikel, dan jurnal daring untuk membahas kemanusiaan dari perspektif psikologi Islam.
References
Al Afify. (2018). Konsep Fitrah Dalam Psikologi Islam. Tsaqafah 14(2):279–98
Andriani & Djurniyah. (2024). Proses Penciptaan Manusia Dalam Perspektif Al-Quran. Relogion : Jurnal Agama, Sosial dan Budaya, 3(3)
Azimi, Zul. (2024). Motivasi Dalam Islam. Jurnal Tahqiqa, 18 (1)
Arroisi, dkk. (2022). Problem Aktualisasi Diri Abraham Maslow Perspektif Al-Ghazali (Analisis Studi Pemikiran Psikologis). Jurnal Aqlania, 13(2)
Effendy, Moh. TAFSIR TARBAWI Informasi Al-qur’an tentang panca indera manusia
Gumiandari, Septi. (2011). Kepribadian Manusia Dalam Perspektif Psikologi Islam (Telaah Kritis atas Psikologi Kepribadian Modren). Jurnal Holistik, 12(1)
Hasanah, Muhimmatul. (2015). Dinamika Kepribadia Menurut Psikologi Islam. Jurnal Ummul Qura, 6(2)
Hanafi, Imam. (2018). Perkembangan Manusia Dalam Tinjauan Psikologi Dan Alquran. Jurnal Pendidikan Islam Universitas Wiraraja Sumendep, 1(1)
Jarman, dkk. (2022). Konsep aktualisasi diri perspektif barat dan islam. Zawiyah : Jurnal Pemikiran Islam, 8(1)
Kadar, M. Yusuf. (2013). Indera Manusia Menurut Al-Quran dan Psikologi Konvesional : Suatu Kajian Perbandingan. Jurnal Hadhari, 6(2)
Musripah. (2023). Potret Manusia Dalam Perspektif Psikologi Islam. JOUSIP Journal of Sufism and Psychotherapy 3(2):167–80. doi:10.28918/jousip.v3i2.1301.
Nashori, Fuad. (1997). Perspektif Psikologi Islami tentang Manusia (Suatu Pandangan Dasar). Jurnal Psikologika Universitas Islam Indonesia, (4)
Napitupulu, Dedi Saputra. (2019). Elemen-elemen Psikologi dalam Al-Quran Studi Tentang Nafs, Aql, Qalb, Ruh, dan Fitrah. Psikoislamedia Jurnal Psikologi, 4(1)
Nurusshobah. (2025). Pengembangan Diri Menurut Prinsip Al-Quran Terhadap Pencapaian SELF-ACTUALIZATION Perspeksif Islam. AL-MUADDIB: Jurnal Kajian Ilmu Kependidikan, 7(2)
Raharusun, Agus Suryadi. (2021). Kajian Psikosufistik Terhadap Penciptaan Manusia dalam Islam. Syifa Al-Qulib : Jurnal Studi Psikoterapi Sufistik, 6(1)
Rois, Nur. (2019). Konsep motivasi, perilaku, dan pengalaman puncak spritual manusia dalam psikologi islam. Jurnal pendidikan Agama Islam Universitas Wahid Hasyim, 7(2)
Rajab, K. (2015). Nilai-Nilai Holistik Dalam Kaunseling Islam. Journal Afkar, 17(1)
Rajab, Khairunnas. (2011). Psikologi Ibadah : Memakmurkan Kerajaan Ilahi di hati Manusia.
Jakarta : Amzah.
Rajab, H., Satrianis, A., & Shofiah, V. (2025). MANUSIA DAN TIPOLOGI MANUSIA DALAM PERSPEKTIF PSIKOLOGI ISLAM. Islamika, Jurnal 8(1):46–53.
Sejati, Sugeng. (2017). Tujuan Al-Quran terhadap Perilaku Manusia dalam Perspektif Psikologi Islam. Jurnal Syi’ar, 17 (1)
Siregar, Sawaluddin. (2019). Hubungan potensi indra,, akal, dan kalbu dalam Al-Quran meurut para mufassir. Jurnal AL-Banjari, 19(1)
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Rika Wulandari, Putri Hidayati, Hairunnas Rajab

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.
