Work-Family Balance Pada Working Mom Yang Memiliki Peran Ganda

Authors

  • Khoir Annisa Pertiwi Institut Agama Islam Nadhlatul Ulama Sumatera Selatan Author
  • Nadita Restika Wulandari UIN Raden Fatah Palembang Author

Keywords:

Work-family balance , Working mom , Peran ganda

Abstract

Penelitian ini membahas peran ganda yang diemban oleh working mom dalam mencapai keseimbangan antara pekerjaan dan keluarga, yang didefinisikan sebagai work-family balance. Faktor-faktor seperti dukungan sosial, manajemen waktu, delegasi, penyesuaian ekspektasi, dan perawatan diri diidentifikasi sebagai kunci penting dalam mencapai keseimbangan tersebut. Studi ini menggunakan pendekatan kualitatif untuk mengeksplorasi dinamika peran ganda dan strategi yang dikembangkan oleh working mom. Hasil penelitian menunjukkan bahwa meskipun menghadapi berbagai tantangan, working mom mampu mencapai work-family balance melalui dukungan sosial yang kuat dan kemampuan manajemen waktu yang baik. Perluasan peran ayah dalam pengasuhan anak juga dianggap penting dalam mencapai keseimbangan tersebut. Mencapai work-family balance tidak hanya berdampak pada kualitas hidup seseorang, tetapi juga memberikan wawasan tentang strategi yang efektif dalam menyeimbangkan tuntutan pekerjaan dan keluarga. Kesimpulannya, studi ini memberikan wawasan yang berharga tentang strategi yang dikembangkan oleh working mom untuk mencapai work-family balance dan pentingnya faktor-faktor tertentu dalam mencapai keseimbangan antara pekerjaan dan keluarga.

References

Al Qarasi, B. S. (2003). Seni mendidik islami: Kiat-kiat menciptakan generasi unggul. Jakarta: Pustaka Zahra.

Apriani, A. N., Sulis, M., & Safitri, M. (2021). Gambaran Work-family balance pada Ibu yang Bekerja. JCA Psikologi, 2(4), 58-67.

Creswell, J. W. (1994). Research Design: Qualitative & Quantitative Approaches. London: SAGE Publications.

Fajriyati, Y. N., Lestari, S., & Hertinjung, W. S. (2023). Pengalaman ibu bekerja yang memiliki anak balita dalam mencapai keseimbangan kerja-keluarga. Jurnal Psikologi Ulayat, 10(1), 59-78. https://doi.org/10.24854/jpu477

Greenhaus, J. H., Collins, K. H., & Shaw, J. D. (2003). The Relation Between Work-family balance and Quality of Life. Journal of Vocational Behaviour, 63, 510-531.

Gunarsa, S. D. & Gunarsa, Y. S. D. (2000). Psikologi praktis anak, remaja dan keluarga. Jakarta: PT BPK Gunung Mulia.

Handayani, E., & Wijayanti, S. R. (2021). Strategi Working-Family Balance yang Digunakan Ibu Bekerja di Era Pandemi COVID-19. Jurnal Psikologi Klinis dan Dinamis, 12(2), 189-200.

Lazar, I., Osoian, C., & Ratiu, P. (2010). The role of work-life balance practices in order to improve organizational performance. European Research Studies, 13 (1), 201-214.

Levinson, D. J. (1968). Multiple Roles and The Self: A Theory Of Role Balance. Journal of Personality and Social Psychology, 10(3), 281-295.

Sari, M. I. N., & Anggraini, L.(2022). Faktor-faktor yang Mempengaruhi Work-family balance pada IbuBekerja di Indonesia. Jurnal Psikologi, 33(1), 1-14.

Sari, M. I. N., & Putri, R. A. (2020). Pemaknaan work-family balance pada ibu bekerja: Studi kualitatif fenomenologi. Jurnal Psikologi Dinamis, 2(1), 1-20.

Sulistyaningsari, A. (2012). Work-family balance pada Top Level Manager Wanita. Universitas Airlangga.

Sugiyono. (2019). Memahami Penelitian Kualitatif. Bandung: CV. Alfabeta.

Sugiyono. (2015). Metode Penelitian Kombinasi (Mix Methods). Bandung: Alfabeta.

Downloads

Published

30-03-2024

Similar Articles

11-20 of 24

You may also start an advanced similarity search for this article.